Mancing Laut Untuk Pemula

Sebagai pemancing pemula yang ingin sekali memperoleh ikan monster dilaut lepas, ada baiknya kita mengikuti saran dan belajar dari pemancing yang sudah ahli. Seperti para […]

Sebagai pemancing pemula yang ingin sekali memperoleh ikan monster dilaut lepas, ada baiknya kita mengikuti saran dan belajar dari pemancing yang sudah ahli.

Seperti para nelayan tradisional yang memilih memancing pada bulan Agustus hingga Desember, dengan alasan pada bulan tersebut beberapa jenis ikan pelagis dijumpai dalam jumlah banyak dan yang terpenting karena ombak dan cuaca yang lebih bersahabat.

Untuk para pemula yang melaut dengan kapal, para nelayan menyarankan untuk memakai teknik gulung atau bisa disebut handline sebelum memakai teknik mancing seperti teknik trolling, teknik mancing dasaran atau bahkan teknik popping.

Persiapan memancing
Agar sukses dalam memancing, beberapa langkah ini dapat dijadikan ceklist:

  1. Persiapkan pancing gulung, agar tidak mudah kusut gunakan senar yang berdiameter besar (80-150 lbs)
  2. Gunakan baju yang berwarna gelap, baju yang yang berwarna putih atau terang akan disangka mangsa, bisa sobek dihajar gigi ikan pelagis yang tajam.
  3. Pakai sarung tangan atau bila anda risih gunakan pembalut jari untuk bermain volley ball.
  4. Gunakan kail dengan batang yang panjang (Mustad) nomor 8 atau 9, timah atau bandul dengan berat yang sesuai dengan kecepatan arus, kili-kili atau swivel ukuran kecil, kawat tunggal atau necline ukuran 24 atau 25.
  5. Umpan buatan berupa jig metal berphospor. Umpan hidup berupa cumi-cumi, ikan kumis kucing (koer), layur atau ikan layang.
  6. Mengingat gigi ikan pelagis yang tajam seperti silet, buat beberapa cadangan pancing dibuat 5 hingga 10 ronce. Ikan pelagis umumnya berenang berkelompok pada kedalaman tertentu dan mereka jarang yang memakan umpan pada kedalaman yang berbeda.

Teknik memancing
Pada prinsipnya mirip dengan teknik memancing dasaran, seperti:

  1. Gunakan 2 buah kail, sediakan umpan secukupnya, turunkan pancing perlahan dan hitung berapa depa yang anda turunkan. Pada waktu menurunkan pancing kembali, hitung kembali berapa depa saat anda mengalami strike. Jangan ditambah atau dikurangi kedalaman airnya, sehingga ada baiknya kalau anda beri tanda atau batasan berupa karet gelang pada senar atau kenur.
  2. Supaya umpan terlihat hidup, goyang-goyangkan atau naik turunkan umpan.
  3. Saat strike, hentakan kenur ditangan dengan sekuatnya dan tarik secepatnya. Namun perhatikan agar senar/kenur yangmenumpuk dibawah kaki tidak kusut.
  4. Bila sering terjadi strike, untuk praktisnya ikan yang anda dapatkan dapat dipotong cabai selebar 1 cm sebagai umpan.
  5. Jika ikan sudah berada dibibir perahu, angkat setinggi-tingginya dengan tangan yang memegang kenur. Bila strike, jangan langsung ditangkap badan ikan. Cekik lehernya kemudian masukkan jempol kedalam insang dan tekan kuat-kuat. Setelah tak berdaya buka kail dengan tang buaya. Jangan pernah mencoba membuka kail saat ikan bergigi tajam masih hidup!
(yoxxblogspot)

Artikel Terkait: