Mengenal Kail Garong

Kail Garong biasanya digunakan untuk memancing jenis ikan baronang yang tergolong pemakan tumbuh-tumbuhan (rumput laut), dikenal dengan nama Rabbit Fish memancing dengan teknik garong telah berhasil membuat beberapa […]

Kail Garong biasanya digunakan untuk memancing jenis ikan baronang yang tergolong pemakan tumbuh-tumbuhan (rumput laut), dikenal dengan nama Rabbit Fish memancing dengan teknik garong telah berhasil membuat beberapa pemancing yang biasa mancing dengan teknik lain berpindah menjadi penganut mancing baronang dengan tegek dan kail garong yang fanatik.

Cara makan ikan yang mudah dikenali karena tubuhnya yang totol-totol dan ada tompel di punggung belakang dekat ekor ini umumnya menimbulkan kenangan yang membekas lama dibenak para pemancing, dan memaksa niat untuk mengulangi lagi dengan menyiapkan trik-trik terbaru agar tepat mengenai sasaran. Untuk mengenal lebih jauh teknik ini ada baiknya kita mengetahui mengenal jenis-jenis kail garong serta kelebihan dan kekurangannya.

Jenis Pancing atau Kail Garong Berikut Kelebihan & Kekurangannya :
1. Model Lurus/Biasa (Tipe : O’Shaughnessy, Sode, Maru-Sode dll)
Kelebihan:
- Lebih mudah hook up karena mata pancing langsung mengarah keatas
Kekurangan:
- Lebih mudah lepas (mocel) saat fight/ikan diangkat karena mata pancing tidak “mengunci” didalam daging
2. Model Lengkung/Kuku Macan (Tipe : Iseama, Chinu, Beak, Limerick dll)
Kelebihan:
- Lebih sulit lepas (mocel) saat fight/ikan diangkat karena mata pancing “mengunci” didalam daging (seperti model mata pancing “circle hook” yang digunakan untuk memancing ikan pelagis dengan teknik ngoncer dll)
Kekurangan:
- Lebih sulit hook up karena mata pancing mengarah kedalam
3. Model Nekuk/Tekuk Dalam (Tipe : Maru Seigo, dll)
Kelebihan:
- Diantara model lurus/biasa dan lengkung/kuku macan
- Lebih mudah hook up dibanding model lengkung/kuku macan
Kekurangan:
- Lebih sulit mocel dibanding model lurus/biasa
Jenis Material/Bahan Pembuat Pancing Garong :
1. Bahan Nickel/Biasa (putih/abu-abu)
Kelebihan:
- Paling mudah disolder, hampir tidak perlu menggunakan pasta solder/cairan pelarut
Kekurangan:
- Mudah berkarat
- Kurang kuat, pancing bisa bengkang/lurus jika di”hajar” ikan baronang besar
2. Bahan Carbon (putih/hitam)
Kelebihan:
- Kuat, jika tidak dapat menahan kekuatan ikan cenderung langsung patah tidak bengkang
- Tidak mudah berkarat
Kekurangan:
- Agak sulit disolder, biasanya harus diolesi pasta solder/cairan pelarut agar lapisan carbon-nya cepat lepas & bisa disolder dengan baik
3. Bahan Baja/Stainless Steel
Kelebihan:
- Bahan paling kuat, jarang patah/bengkang jika di”hajar” ikan baronang besar
- Tidak mudah berkarat
Kekurangan:
- Paling sulit disolder, harus menggunakan pasta solder/cairan pelarut serta panas solder yang baik & merata agar timah solder dapat menempel dengan sempurna di semua titik/sudut yang ada
4. Bahan Lain (Black Nickel/BN, Emas/Gold, Merah dll)
Kelebihan:
- Jika ukuran bahan/material tebal, kelebihan hanya pada kekuatan ketebalan bahannya
Kekurangan:
- Cukup sulit disolder, harus menggunakan pasta solder/cairan pelarut agar timah solder dapat menempel dengan sempurna
- Cenderung lebih mudah berkarat
- Warna mencolok cenderung menakuti ikan
(mancinggembira)

Artikel Terkait: