Stopper & Bead

Stopper & Bead 1. Stopper Umumnya stopper digunakan sebagai pembatas atau penahan pelampung. Stopper terbuat dari bahan karet dengan variasi bentuk panjang, dan elips, dan […]

Stopper & Bead

1. Stopper
Umumnya stopper digunakan sebagai pembatas atau penahan pelampung. Stopper terbuat dari bahan karet dengan variasi bentuk panjang, dan elips, dan ukuran untuk stopper adalah small (S), medium (M), Large (L).

Cara mengikat stopper

  1. Masukkan ujung senar melaui lubang stopper.
  2. Masukkan sekali lagi ujung senar melalui lubang stopper.
  3. Tarik kedua ujung senar secara perlahan.
  4. Kunci ikatan dengan kencang dan simpul tersebut akan membungkus stopper.

Pemasangan stopper
Setelah stopper diikat, kemudian masukkan pelampung dan kemudian dibawahnya bisa diikat lagi dengan stopper, baru kemudian dipasang timah kita ikat lagi dengan stopper.

Simpul pengganti stopper Jika kita tidak memiliki persediaan karet stopper, maka kita bisa membuat simpul sebagai pengganti stopper. Caranya:

  1. Siapkan potongan senar +/- 10-15 cm.
  2. Potongan senar tersebut kita lilitkan pada senar utama dan membungkus ujung potongan yang lain juga sebanyak 4 kali.
  3. Ujung yang dipakai untuk melilit dimasukkan melalui gap yang terbentuk dari lilitan.
  4. Kunci simpul dengan menarik kencang kedua ujung potongan senar.

2. Bead
Bead terbuat dari bahan plastik dan sering juga disebut sebagai manik-manik, umumnya fungsi bead sama seperti stopper, yaitu sebagai penahan pelampung dan timah yang lubangnya agak besar agar tidak tergelincir.

Pemasangan Bead
Setelah simpul terbentuk, kemudian kita masukkan pelampung. Jika lubang pelampung terlalu besar dan bisa melewati simpul yang kita buat, maka sebaiknya gunakan bead diantara simpul dan pelampung. Bead juga bisa dipasang diantara timah dan hook, jika lubang timah terlalu besar.

Artikel Terkait: