|
|
20 Juni 2008
Di bulan Juni ini pelepasan tahap pertama dilakukan di Setu Babakan, Ciganjur Jakarta Selatan. Setu yang cukup terkenal ini ternyata sudah banyak mengalami perubahan, tempat ini kini terlihat lebih elok dan rapi. Pelepasan bibit ikan kami pusatkan di bagian tengah setu dengan menggunakan rakit atau getek. Setelah berkoordinasi dengan penduduk setempat akhirnya ada salah seorang warga yang bersedia membantu pelepasan ikan ke tengah setu. Dengan sigap warga setempat membantu memindahkan kantong-kantong yang berisi bibit ikan ke atas getek.
Ikan yang dilepas di setu ini sebanyak 4.000 ekor yang terdiri dari 2.000 ekor ikan Nila, 1.000 ekor ikan Lele dan 1.000 ekor ikan Bawal yang kesemuanya memiliki ukuran rata-rata 7cm. Terlihat penduduk sekitar begitu antusias menyaksikan pelepasan bibit ikan ini dan menyatakan rasa terima kasih kepada IFT yang melakukan penebaran bibit ikan di Setu Babakan ini, karena menurut mereka secara tidak langsung nantinya akan berdampak baik kepada warga sekitar, karena salah satu daya tarik Setu Babakan ini adalah selain tempat berekreasi air, juga terkenal sebagai tempat pemancingan yang nyaman.
Setelah mengucapkan terimakasih atas partisipasi dan bantuan penduduk sekitar, akhirnya tim IFT kembali melanjutkan perjalanan ke lokasi kedua di wilayah selatan Jakarta ini.
Untuk lokasi pelepasan tahap kedua ini, mungkin tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia khususnya Jakarta karena berada di dalam UI (Universitas Indonesia) yang berada di kota depok, berbatasan dengan Jakarta Selatan. Kawasan yang masih asri ini banyak memiliki hutan kota yang dilindungi, disamping itu juga banyak sekali danau buatan yang cukup besar untuk menjaga kelestarian alam, salah satunya adalah dekat Gedung Balirung UI, di depan Fakultan MIPA, di samping Fakultas Tehnik, dan lain-lain.. Di setiap danau tersebut terlihat banyak sekali anggota masyarakat yang sedang memancing, bahkan ada pula yang menangkap ikan dengan cara menjaring..
Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan akhirnya tim IFT pun memutuskan melepaskan bibit-bibit ikannya di dalam danau yang berada di depan Fakultas MIPA, karena selain danaunya cukup besar, tidak ada orang yang menjaring ikan, hanya terlihat beberapa orang saja yang memancing. Keputusan ini diambil karena kalau bibit ikan dilepas, tetapi ada orang yang menjaring ikan maka usaha ini akan sia-sia saja, karena dengan menjaring ikan, bukan hanya ikan besar saja yang dapat tertangkap melaikan ikan kecil pun yang seharusnya sebagai bibit.
Bibit ikan yang dilepas dalam danau buatan ini sekitar 3.000 ekor, yang terdiri dari bibit ikan Lele, Ikan Bawal dan Ikan Nila. Di danau ini banyak sekali makanan untuk ikan yang dilepas karena begitu bibit ikan dilepas, langsung memakan lumut-lumut yang berada di sekitar danau, dan berharap bibit-bibit ikan yang dilepas ini nantinya akan menjadi ikan induk yang terus menerus berkembang biak di dalam danau ini.
<< Back |