Taman Nasional Kepulauan Seribu

Taman Nasional Kepulauan Seribu merupakan salah satu perwakilan kawasan pelestarian alam bahari di Indonesia yang terletak kurang lebih 45 km sebelah Utara Jakarta. Pesona Kepulauan […]

Taman Nasional Kepulauan Seribu merupakan salah satu perwakilan kawasan pelestarian alam bahari di Indonesia yang terletak kurang lebih 45 km sebelah Utara Jakarta. Pesona Kepulauan Seribu yang membentang sepanjang 100 mill dari Teluk Jakarta. Gugusan Kepulauan yang berjumlah sekitar 110 pulau besar dan kecil ini terbagi atas Pulau Wisata, Konservasi, pemberdayaan masyarakat dan sejarah karena masing-masing mempunyai keunikan yang berbeda–beda. Kepulauan Seribu memiliki Udara yang bersih, lautnya membiru penuh dengan taman bunga karang. Untuk memancing pun memang tepat dan mengesankan begitu pula untuk olahraga air.

Disamping rekreasi dan wisata bahari, kepulauan ini adalah Taman Nasional Laut tempat penelitian oseanologi, arkeologi serta untuk mempelajari tumbuhan laut dan satwa laut yang langka. Untuk mencapai kepulauan seribu, tersedia sarana transportasi laut yang bertolak dari dermaga marina jaya Ancol dengan waktu tempuh berkisar antara 1-2 Jam. Selain itu terdapat pula taman arkeologi di pulau Onrust, Cipir, Kelor dan Bidadari. Ke empat pulau ini menyimpan sisa–sisa bangunan peninggalan Belanda abad 17, meskipn sebagian besar kini tinggal puing–puing pondasinya saja. Onrust sendiri mulai dibangun tahun 1618 oleh Gubernur Jenderal Jan Pieterszoon Coen.

Kekayaan kehidupan laut taman nasional ini terdiri dari karang keras/lunak sebanyak 54 jenis, 144 jenis ikan, 2 jenis kima, 3 kelompok ganggang seperti Rhodophyta, Chlorophyta dan Phaeophyta, 6 jenis rumput laut seperti Halodule sp., Halophila sp., dan Enhalus sp., serta 17 jenis burung pantai. Taman Nasional Kepulauan Seribu merupakan tempat peneluran penyu sisik (Eretmochelys imbricata) dan penyu hijau (Chelonia mydas). Penyu sisik dan penyu hijau yang merupakan satwa langka dan jarang ditemukan di perairan lain terutama pantai Utara Pulau Jawa, ditangkarkan di Pulau Semak Daun. Penangkaran tersebut dimaksudkan untuk memulihkan populasi penyu yang nyaris punah. Kegiatan penangkaran meliputi penetasan telur semi alami dan perawatan anak penyu sampai siap untuk dilepas ke alam.

Sarana akomodasi di pulau Bidadari berupa guest house dengan sejumlah fasilitas permainan dan olahraga bahari. Untuk mencapai pulau Bidadari dapat melalui paket perjalanan wisata atau dengan berpetualang sendiri melalui beberapa pelabuhan nelayan seperti Muara Angke, Muara Baru dan Tanjung Pasir dengan menyewa perahu nelayang yang berkapasitas 10 s/d 15 orang. Dibalik fenomena dan rahasia alam, sebenarnya gugusan Kepulauan Seribu menyimpan keindahan alam yang sangat menawan. Simponi pulau-pulau mungil yang hijau, deburan ombak, sinar matahari yang bewarna keemasan pada waktu senja tentunya akan menentramkan hati pengunjung yang berada di Taman Nasional Kepulauan Seribu.

Beberapa pulau/obyek yang menarik untuk dikunjungi:

Melihat Penangkaran Penyu, pengamatan satwa dan wisata bahari

  • Pulau Pramuka
  • Pulau Semak Daun
  • Pulau Kelapa
  • Pulau Panggang

Wreck diving kapal-kapal yang karam

  • Pulau Opak
  • Pulau Karang Congkak

Wisata Bahari yang dikelola oleh swasta

  • Pulau Panjang
  • Pulau Putri
  • Pulau Pelangi
  • Pulau Perak

Pulau untuk kegiatan menyelam dan snorkeling

  • Pulau Semut
  • Pulau Karang Kroja
  • Pulau Kotok Besar
  • Pulau Kotok Kecil
  • Pulau Gosong Laga

Untuk pencapaian lokasi  Dari Marina Jaya Ancol setiap hari ada kapal khusus melayani pengunjung yang ingin melihat obyek-obyek wisata bahari, dengan waktu tempuh antara 1-2 jam. Atau dari Muara Angke ke Pulau Pramuka menggunakan kapal fery sekitar 2,5 jam. Kehidupan penduduk di kabupaten Kepulauan Seribu tak ubahnya sama dengan apa yang dilakukan penduduk lain yang hidup di daratan utama. Hanya saja kawasan bahari nya yang sangat luas membuat mereka sangat tergantung dengan keramahan laut sekitar. Mayoritas penduduk menggantungkan hidupnya dari hasil laut. Sebagian dari mereka menjual hasil tangkapannya ke jakarta, sebagian lainnya mengembangkan budidaya rumput laut, dan budidaya ikan hias.

(berbagai sumber)

Artikel Terkait: