Umpan Laron

Umpan Laron  Jika musim hujan tiba, biasanya di rumah–rumah penduduk pada saat malam mulai bermunculan hewan bersayap yang mendekati lampu – lampu yang menyala, hewan […]
Umpan Laron 

Jika musim hujan tiba, biasanya di rumah–rumah penduduk pada saat malam mulai bermunculan hewan bersayap yang mendekati lampu – lampu yang menyala, hewan itu adalah laron atau termites dalam bahasa Inggris. Serangga ini mencari sumber cahaya karena memang laron peka dengan cahaya.

Jika musim hujan datang, laron ini terdapat banyak sekali di sekeliling kita, dan biasanya sampai jatuh dan mengotori rumah. Nah, daripada laronnya dibuang,  bagi yang suka memancing, laron-laron ini bisa dijadikan umpan. Umpan Laron adalah umpan yang pas untuk memancing di perairan tawar seperti danau/waduk.

Laron sebelum memiliki sayap adalah hewan rayap yang dalam bahasa Inggris disebut termites, hewan ini termasuk serangga jenis ordo Hymenoptera. Serangga rayap terbagi dalam kelompok pekerja dan kelompok penjaga, hampir sama seperti semut dan tawon. Rayap memakan bahan makanan yang masih muda yakni berupa kayu, sampah daun, dan kotoran hewan. Akibat dari pola makannya yang rakus terutama pada kayu, rayap menjadi masalah yang serius bagi rumah–rumah kayu. Kehidupan rayap di dalam koloni terbagi dalam kelompok pekerja, tentara, kelompok reproduksi yang mengurusi ratu petelur. Setelah rayap ini dewasa mereka berkembang biak dan memiliki sayap sehingga bisa terbang ke mana–mana.

Memancing menggunakan laron biasanya untuk menangkap ikan mujair atau ikan nila. Ikan ini sangat menyukai laron sebagai makanannya karena di alam liar ikan mujair dan ikan nila juga memakan berbagai macam serangga. Memancing dengan menggunakan umpan laron biasanya sangat menyenangkan karena hasilnya biasanya cukup banyak.

Laron yang digunakan sebagai umpan memancing merupakan rayap yang sudah dewasa, yang keluar dari sarangnya untuk kawin. Dan karena jumlahnya yang sangat luar biasa banyak, serangga ini biasanya juga di ambil untuk makanan di daerah/desa-desa tertentu. Laron yang jumlahnya ribuan tersebut cukup diayak dengan baskom sehingga sayapnya lepas untuk kemudian di goreng tanpa minyak dan setelah matang dimakan.

Umpan laron pada pemancingan air tawar dapat menggunakan mata pancing yang kecil saja, cukup nomor 5 atau 6, karena umpan ini cukup rapuh jika terkena gigitan ikan, maka mata pancing yang kecil akan membantu penangkapan ikan lebih mudah karena umpan laron akan langsung ditelan oleh ikan mujair atau nila. Penggunaan rangkaian set memancing juga disarankan, mulai dari senar, pelampung, pemberat, swivel serta mata pancing.

Pelampung sangat disarankan dalam memancing dengan menggunakan umpan laron mengingat sasaran dari mancing ini adalah ikan mujair dan ikan nila yang termasuk dalam kategori ikan tengah, mencari makan di permukaan dan tengah–tengah kedalaman air. Pelampung akan membantu posisi umpan sesuai dengan lokasi keberadaan ikan, sebaiknya menggunakan yang kecil saja disesuaikan dengan berat timbal dan umpannya. Selamat memancing. (Pemancing)

Artikel Terkait: